Postingan

?

Gambar
           Jika memang suatu hari nanti ada tangan lain yang lebih fasih menggenggam tanganmu, aku tidak akan meminta semesta mengulang arah putarnya. Sebab aku mulai percaya bahwa hidup bukanlah garis lurus yang bergerak menuju akhir yang pasti, melainkan rangkaian jejak yang terus berubah setiap kali kita mencoba memaknainya. Kita sering menyangka bahwa pertemuan adalah awal dari kepastian, padahal barangkali ia hanyalah persinggahan yang kebetulan saling menemukan nama. Menurutku, cinta tidak pernah benar-benar dapat dimiliki. Ia lebih menyerupai sebuah teks yang terus membuka kemungkinan tafsir baru. Jacques Derrida pernah memperlihatkan bahwa makna tidak pernah benar-benar selesai; ia selalu bergeser, selalu tertunda, selalu lahir kembali ketika dibaca dari pengalaman yang berbeda. Mungkin demikian pula kita. Aku tidak pernah benar-benar selesai mengenalmu, sebagaimana kau pun tidak pernah selesai menjadi dirimu sendiri. Setiap hari menghadirkan versi ...

Setiap Langkah Layak Dirayakan

                                            Aku berjalan bukan semata memindahkan tubuh, melainkan menawar makna pada waktu. Setiap langkah adalah pertanyaan yang kuajukan pada hidup: masih pantaskah aku berharap, atau cukupkah aku bertahan? Lorong hari-hari tak selalu ramah. Ia sering sunyi, kadang kejam, dan kerap membuatku merasa asing di dalam diriku sendiri. Namun entah mengapa, kakiku tetap memilih bergerak, seolah diam adalah bentuk lain dari kehilangan. Ada saat ketika aku tidak lagi mengejar tujuan, melainkan menjaga kesadaran agar tidak runtuh sepenuhnya. Aku melangkah bukan karena masa depan tampak terang, tetapi karena berhenti berarti menyerahkan diriku pada kehampaan. Dalam gerak yang lambat itu, aku belajar: hidup bukan tentang sampai, melainkan tentang menunda hancur sedikit lebih lama dari hari sebelumnya. Setiap langkahku membawa beban ingatan. Tentang kegaga...

Zniet Kucing Hitam Terasing

Gambar
  Cerpen ini lahir di saat tubuh melemah dan pikiran tenggelam dalam diam malam yang panjang. Saat sakit, dunia terasa menyempit suara-suara menjauh, waktu berjalan pelan, dan satu-satunya yang tersisa hanyalah diri sendiri. Dalam ruang itulah, kesunyian berubah menjadi cermin. Keterasingan mulai menyerang, bukan dari luar, tapi dari dalam: dari rasa tak berdaya, dari pikiran yang terus berputar menanyakan arti hidup yang tak juga selesai dijawab. Maka lahirlah kisah ini tentang seekor kucing hitam bernama Zniet, yang tidak lahir dari peristiwa besar, melainkan dari keheningan yang diam-diam mengamati manusia. Cerpen ini bercerita tentang seekor kucing hitam bernama Zniet, yang berjalan di antara hujan, kota, dan kesepian menjadi saksi bagi dunia yang perlahan kehilangan kemampuan untuk merasa. Melalui tatapannya, kita diajak melihat diri sendiri: manusia yang sibuk mencari arti hidup, padahal makna sering bersembunyi di balik diam. Zniet tidak berbicara, tidak menjelaskan, tidak m...

Memilih Jalan Alternatif dalam Situasi Politik Ketidakpastian

Gambar
Saat pertama kali mengikuti kegiatan ngaji kenduri cinta dengan tema, Mediokrasi "The Rule of Ignorence". Dengan diisi pemateri/pembicaranya orang-orang yang hebat, tentu sangat menarik bagaimana mereka menyampaikan argumentasi sesuai dalam bidang mereka, tanpa keluar dari konteks yang dibahas. Ada salah satu pemateri/pembicara, menyampaikan: "Peran kita di alam semesta jangan ditengah, sudah seharusnya kita memilih jalan alternatif untuk menghadapi situasi politik hari-hari ini yang penuh ketidakpastian". Tentu saya berusaha menganalisis apa yang disampaikan oleh semua pembicara salah satunya pernyataan diatas.  Tetapi tulisan ini berfokus untuk berusaha menganalisis dengan mendasar pernyatan tsb, tentang posisi individu di tengah ketidakpastian politik yang semakin tajam dewasa ini, serta bagaimana kita sebaiknya bersikap dalam menghadapi situasi tsb. Pernyataan tentang, "dialam semesta jangan ditengah" mengisyaratkan pentingnya mengambil jalan alternati...

Bab yang tak terselesaikan

Gambar
Bisakah aku memilikimu seperti halaman-halaman buku yang pernah kita baca bersama dulu? Lembaran yang mengabadikan kita dalam sunyi, ketika dunia hanya diisi oleh suara kertas yang bergeser pelan dan desir angin di luar jendela? Dalam setiap huruf yang kita eja berdua, aku menemukan bagian dari dirimu—sepotong demi sepotong, seperti puzzle yang kususun dalam keheningan, berharap suatu saat bisa menyelesaikannya, meski tanpa tahu di mana ujung ceritanya. Kau seperti novel klasik yang tak pernah usang, penuh dengan liku-liku tak terduga di setiap babnya. Saat kita membolak-balikkan halaman, aku selalu terjebak dalam pertanyaan; bisakah aku benar-benar memilikimu, seutuhnya, sebagaimana seorang pembaca memiliki kisah yang ia genggam erat dalam tangannya? Setiap kalimatmu adalah teka-teki, setiap dialog adalah diskusi yang tak pernah tuntas di antara kita, seperti diskusi panjang tentang buku-buku yang dulu kita nikmati, tak pernah benar-benar mencapai kesimpulan. Kita hanyut dalam arti da...

Sepenggal Rindu, Bu.

Gambar
                                         Rindu ini seperti benang halus yang tak terlihat, merambat di antara dinding waktu dan kenangan. Setelah kepergianmu, setiap sudut rumah seakan diselimuti bayangan lembut wajah ibu, tersenyum dalam keabadian yang tak terjangkau. Pagi-pagi sepi tanpa suara langkahnya yang biasanya membangunkan hari, seperti kicau burung yang tak lagi terdengar. Ketika senja datang, warnanya pun seolah memudar, meniru pudar cahaya mata yang dulu menatap penuh kasih. Rindu menjelma menjadi embun di ujung dedaunan, menggantung di sana, menggigil dalam keheningan malam. Kehadiran ibu yang tak lagi dapat direngkuh, bagai angin yang pernah membawa aroma masakannya, kini hanya tinggal memori samar yang menyapa dari kejauhan. Di meja makan, kursinya yang kosong berbicara dalam diam, menyimpan cerita-cerita yang pernah dituturkan dengan suara lembutnya. Setiap sendok ya...

Perhentian Sejenak

Gambar
"Beristirahatlah sejenak, tak perlu dipaksa. Tak perlu berlari untuk menjadi juara. Tak perlu memaksa untuk menjadi sempurna. Berjalanlah perlahan namun jangan berhenti ditengah jalan. Hidup memang penuh ujian, tak memandang apakah kau mampu bertahan. Berhentilah sejenak biar lelahmu tak terasa berat, dan dirimu tetap menjadi kuat" Dalam momen ketenangan itu, rasakan detak jantung yang tetap seiring dengan irama waktu. Terkadang, kelelahan bukanlah tanda kelemahan, melainkan pijakan yang menandakan perjuangan. Jangan tergesa-gesa mencari jawaban, sebab kebijaksanaan kadang datang saat kita memberikan ruang bagi pikiran untuk bernapas. Setiap langkah yang diambil, sejatinya adalah pelajaran. Bukan hanya bagaimana kau berlari, tetapi bagaimana kau menghadapi rintangan dengan kepala tegak dan semangat yang tak pernah surut. Sempurna bukanlah tujuan yang harus dikejar, sebab keindahan terkadang muncul dari keunikan dan kekurangan yang kita miliki. Perlahan namun pasti, seperti se...