Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

PUISI; ALGORITMA KENESTAPAAN

Gambar
Hari berganti; rasa sakit, kekecewaan, putus asa, kebingungan dan ketempaan Hari ini, esok dan seterusnya aku masih jungkir balik menidurkan segala atribut ketakutan Disetiap lamunanku, yang selalu terbayang kesedihan Ketika kesunyian malam mencekam Angin malam meraung-raung Seperti memainkan rasa dan asa Tatkala hati risau akan kerasnya dentuman cobaan Lalu, adakah yang harus di pertahankan dari sebuah kesunyian? Yang kian melebur diterpa angin dengan tanpa perasaan Tapi biarlah kesunyian Biarlah kujaga malam ini Aku ingin sendirian Menuliskanmu seperti ini Selalu dan sekali lagi menari di altarnya, meminta nyawa atau jantung puisi.

ADAKAH KEBAHAGIAAN YANG ABADI DALAM DUNIA YANG SEMENTARA?

Gambar
Kebahagian tidak datang secara cuma-cuma, akan tetapi kebahagiaan itu datang hasil daripada proses penaklukan dari imajinasi tentang kesempurnaan.  Karena ketika orang bisa menaklukkan imajinasinya yang liar tentang kesempurnaan, maka kebahagiaan sudah di tangan. Bahagia tidak datang begitu saja tanpa perang batin yang sengit. Kemenangan seorang individu melawan ilusinya tentang hidup ideal tergantung kemampuan dirinya berkompromi dengan keadaan. Setiap orang harus mengolah aspek-aspek di dalam diri dan sekitarnya untuk mencapai titik tercukupi secara batiniah. Pada dasarnya kondisi ideal tidak pernah tercapai dalam hidup, maka terdapat dua hal yang akan sangat signifikan dalam proses ini, yaitu usaha dan kepasrahan. Sebab di dunia yang tidak abadi, tidak ada kebahagiaan yang abadi, tidak ada kebahagiaan hakiki. Tetapi sebetulnya kita bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri dengan tidak terlalu bergantung pada ekspektasi dan hasil, tetapi bergantung pada usaha dan kepasarahan. D...