Rindu tak beraturan

                    


Di samudra waktu yang tak terhingga
ia mengalir dengan lembut dan tak terduga
seperti alunan harpa yang mempesona
menggetarkan hati dalam ranjau rasa.

Menyapa fajar dengan sinar keemasan
menggenggam mentari di ufuk terang
saat waktu memeluk pagi dengan lembut, dunia terasa berbunga-bunga.

Beranjak siang, waktu berganti serupa
seperti lukisan indah dalam cat warna
langit biru, awan putih, dan angin berbisik
menyemilir hati dalam pesona tak tergantikan.

Senja tiba, sang surya terhampar perlahan mengguratkan warna kemerahan nan memesona
diiringi riak ombak dan angin mengelus menyisir pantai hati yang tenang dan bahagia.

Malam datang, waktu berlalu perlahan
bertabur bintang di yang megah
misteri malam yang dalam dan menawan mengajak mimpi-mimpi datang bersahaja.

Namun, waktu tak henti berlari
seiring tiap hembusan napas yang berlalu kita mencari arti dalam setiap detik menemukan makna hidup yang abadi.

Biarlah waktu menjadi sahabat setia, Mengajarkan kesabaran dan kebijaksanaan
agar kisah hidup terukir dengan indah sebagai puisi abadi nan berkesan.

Dalam setiap perjumpaan
kesempatan hadir menjadi penebar sinar cahaya yang terpancar
berbagi dengan ikhlas, tanpa mengharapkan
luhurkan hati, raih bahagia suci nan abadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zniet Kucing Hitam Terasing

Bab yang tak terselesaikan

Setiap Langkah Layak Dirayakan