Puisi; Perihal Malam

                                      



Menyelusuri malam

menyusun aksara kehingan

tenggelam dalam hening telaga cahaya

mencumbu keindahan

yang disuguhkan bibir purnama

serta mereguknya laksana anggur cinta 


Di dalam sepi yang merangkak perlahan

kusajikan puisi dalam hening yang membara

seperti sunyi yang menari di kegelapan

kisah duka tertulis di setiap hurufnya

hening meliuk, senyap mengalun, di sela sunyi, getar jiwa terasa

lembutnya sepi, seolah menyatu, menyentuh hati dalam setiap kata


Ku tuliskan rindu ini untukmu

selaku bait pengantar tidurmu

membisikkan lirik kasih dalam kerinduan

hantarkan secarik rindu segenggam bayangan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zniet Kucing Hitam Terasing

Bab yang tak terselesaikan

Setiap Langkah Layak Dirayakan