ADAKAH KEBAHAGIAAN YANG ABADI DALAM DUNIA YANG SEMENTARA?
Kebahagian tidak datang secara cuma-cuma, akan tetapi kebahagiaan itu datang hasil daripada proses penaklukan dari imajinasi tentang kesempurnaan.
Karena ketika orang bisa menaklukkan imajinasinya yang liar tentang kesempurnaan, maka kebahagiaan sudah di tangan. Bahagia tidak datang begitu saja tanpa perang batin yang sengit. Kemenangan seorang individu melawan ilusinya tentang hidup ideal tergantung kemampuan dirinya berkompromi dengan keadaan.Setiap orang harus mengolah aspek-aspek di dalam diri dan sekitarnya untuk mencapai titik tercukupi secara batiniah. Pada dasarnya kondisi ideal tidak pernah tercapai dalam hidup, maka terdapat dua hal yang akan sangat signifikan dalam proses ini, yaitu usaha dan kepasrahan.
Sebab di dunia yang tidak abadi, tidak ada kebahagiaan yang abadi, tidak ada kebahagiaan hakiki. Tetapi sebetulnya kita bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri dengan tidak terlalu bergantung pada ekspektasi dan hasil, tetapi bergantung pada usaha dan kepasarahan. Dan yang paling penting adalah selalu beryukur dengan apa yang kita jalani, kita miliki, dan kita lalui.
Karena, dalam hidup ada beberapa situasi yang tidak dapat kita hindari, tetapi bisa kita pecahkan. Seperti halnya kematian atau penyakit akut yang kronis. Dua hal itu tidak dapat kita hindari, tetapi kita bisa pecahkan masalah itu dengan cara berusaha dan lebih meningkatkan kemampuan untuk menerimanya. Apalagi dalam hidup ini ada rintangan yang tidak bisa kita hindari, dan memang harus kita jalani.

Komentar
Posting Komentar